Ilmu adalah suatu target keinginan yang paling terhormat. Ilmu merupkan karunia yang paling mulia. Ulama, para pemilik ilmu, adalah pewaris nabi. Pemimpin para wali. Ketetapan hukum mereka bukanlah kelakar. Majelis-majelis mereka adalah ibadah. Pembicaraan mereka adalah untaian manfaat. Mereka menjadi petunjuk sebagaimana pelita penerang dalam kegelapan darat dan lautan. Mereka penerang bumi yang menunjuki semua umat manusia dalam semua urusan. Dalam dada mereka ada ilmu. Mereka adalah orang-orang terpercaya dan saksi atas seluruh makhluk. Perkataan mereka terpelihara. Kebijakan mereka diterima.
Ilmu adalah indikasi kemuliaan suatu zaman. Sebuah kekuasaan akan berjalan bila diiringi dengan ilmu. Barakah orang yang memiliki ilmu akan terhembus oleh nafas-nafasnya. Mereka akan terus diingat. Mereka akan terus dipuji. Ilmu adalah harta yang paling mahal dan disegani ketimbang seorang petarung. Dengan ilmu timbangan akan menjadi lurus.
Ilmu hanya diperoleh dengan pengabdian tanpa henti dan upaya terus menerus dalam mencarinya, untuk kepentingan menghamba kepada robb semesta alam. Siang dan malam adalah fase menuntut ilmu. Sedikit tidur untuk mendalami ilmu. Mengulang-ngulang dan mengingatnya setiap hari.
Barang siapa yang menuntut ilmu dengan tulus, dan berusaha sekuat tenaga dengan haq. Orang yang menuntut ilmu sama dengan seorang pejuang yang menjaga perbatasan. Sama dengan orang yang murah memberi di barisan para dermawan.
Tetes peluh keringatnya dalam menuntut ilmu, sama dengan tetesan darah yang keluar dari jenazah para syuhada. Seseorang berilmu yang tulus kedudukannya bisa lebih tinggi dari mati syahid. Karena orang yang berilmu dapat berperang setiap hari dengan syaitan. Orang yang berilmu berperang dengan penanya, dengan buku-bukunya, dengan mimbarnya diatas kuda, di forum-forum pengajiannya di berbgai tempat. Ilmu yang dimaksud dalam tulisan ini adalah ilmu yang dapat menunujukan manusia ke dalam syurga.
Ref: majalah Tarbawi atas lesensi Dr. Aidh bin Abdullah al Qarni
Sabtu, 01 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar