Cara memilih jodah yang sesuai dan di ridhai Allah adalah dengan mengadakan pengamatan dengan lebih menekankan keagamaan dan moral suami/istri. hal ini diterangkan dalam ayat 26 surat An-nur, " Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula, dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula. mereka (yang di tuduh) itu bersih apa yang di tuduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia(syurga).
sedang ukuran baik adalah kadar keagamaannya dengan pengertian yang lebih khusus yaitu keimanannya baik dan tidak di campuri syirik, ibadahnya baik sesuai dengan sunnah, dan tekun serta akhlak yang mulia.
Ini sesuai dengan anjuran Rasulullah saw. perihal memilih istri, tapi berlaku juga untuk memilih suami. Beliau bersabda: "wanita itu dinikahi karena 4 perkara: karena kekayaannya, karena jabatannya, karena kecantikannya dan karena keagamaannya. Maka pilihlah wanita yang beragama agar kamu tidak merugi" (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam satu riwayat, Rasulullah SAW pernah menyuruh Mughirah bin syubah untuk memandang seorang wanita Anshor yang khendak di nikahinya. karena mata perempuan anshor itu agak sedikit beda. salah satu alasan nabi, bahwa dengan melihat itu diharapkan akan dapat melanggengkan berumah tangga. Nabi Saw bersabda: "lihatlah dia karena penglihatan itu sangat di harapkan akan dapat mengekalkan cinta kasihmu berdua. (HR.Tirmidzi)
Sabtu, 15 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar